Kode JASO, API dan SAE pada Oli
JASO
Jaso adalah sebuah lembaga Jepang yang memberikan standar khusus dan mengecek standar kualitas oli. kepanjangan dari JASO adalah Japanese Automotive Standart Assosiaciation. oli dengan kode JASO cocok digunakan motor, bukan untuk mobil. Fungsi oli ini adalah membuat gesekan kopling tidak selip. JASO menggunakan sistem penandaan yang mirip dengan API, dengan kode berdasarkan tingkat viskositas di oli mesin dan kategori kinerja. JASO membagi standar kualitas oli menjadi empat kategori: MB (untuk mesin 2-tak) atau motor yang berkupling ring seperti pada mesin matik, MA (untuk mesin dengan kopling basah) seperti motor bebek atau motor sport., MA1 (untuk mesin dengan kopling basah yang mengharuskan performa anti-penggoresan yang lebih tinggi), dan MA2 (untuk mesin dengan kopling basah yang mengharuskan performa anti-penggoresan yang lebih rendah). Apabila Anda melihat kode JASO pada botol oli, berarti itu adalah oli yang cocok untuk motor. Kode JASO berarti oli jenis tersebut khusus digunakan untuk motor, bukan mobil. Berbeda dengan kode API dan SAE.
API
American Petroleum Institute (API) merupakan kode standar penentu kualitas oli mesin mobil. Pada kode API terdapat dua huruf tambahan, seperti API SN atau API CH. Kode “S” diperuntukkan pada kendaraan mesin bensin dan mesin diesel ditandai dengan huruf “C”.
Huruf kedua pada kode API SN untuk kendaraan berbahan bakar bensin untuk kendaraan yang lebih baru. Kualitas kode tersebut berarti oli tersebut kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan kode API SG. Semakin bagus kualitas oli, maka kode alfabetnya semakin jauh atau mendekati huruf Z. Meski begitu, kendaraan lama tidak direkomendasikan untuk alfabet yang mendekati Z, karena mesin mobilnya dirancang untuk menerima kekentalan tertentu atau sesuai masanya.
SAE
Society of Automotive Engineer (SAE) adalah asosiasi yang mengatur standarisasi di berbagai bidang seperti rancang desain teknik dan manufaktur. Pada kemasan oli tertera kode SAE 10W-30, 10W-40, atau 20W-40, dan20W-50. Huruf W pada kode tersebut merupakan singkatan dari “winter” Artinya musim dingin atau bisa diatikan saat suhu dingin. Pelumas ini disesuaikan untuk musim dingin dan panas, sehingga ketika suhu dingin olinya tidak mengental. Semakin kecil kode SAE maka semakin encer oli tersebut.
Secara keseluruhan penulis dapat sedikit menyipulkan bahwasannya kode JASO untuk Motor dan API untuk Mobil dan mewakili lembaga yang memberikan standar legalitas oli. sedangkan SAE Adalah kode performa Viskositas Fluida (Kekentalan Oli).
Terimakasih,.
.jpeg)
.jpg)

1 Komentar:
Good bang
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda