Senin, 20 Mei 2024

Ketahui Viskositas Oli Anda

 Arti Viskositas Pada Pelumas





    Viskositas adalah sebuah  ukuran kekentalan atau ketebalan cairan (fluida). Fluida adalah zat yang berubah bentuk secara kontinu (terus menerus) bila terkena tegangan geser, berapapun kecilnya tegangan geser itu. Gaya geser adalah komponen gaya yang menyinggung permukaan, dan gaya ini yang dibagi oleh luas permukaan tersebut. Biasanya disertai standar asosiasi tertentu misalnya SAE. Viskositas memberikan sebuah  gambaran seberapa sulit fluida mengalir pada gesekan, atau seberapa resisten fluida terhadap perubahan bentuk atau gerakan. Sifat-sifat fisik dan kimia fluida, termasuk suhu, tekanan, juga komposisi kimia, serta kecepatan aliran mempengaruhi tingkat Viskositas. Ukuran viskositas pada umunya mempunyai satuan SI yang disebut pascal-sekon (Pa·s) atau milidetik-sekon (mPa·s). Jika dicontohkan  pada pelumas motor biasanya tertera pada bagian indikator yang bertuliskan SAE 0W-20, 10W-30, 10W-40, 20W-50. Maksud dari 0W-20 adalah tingkat kekentalan oli motor saat dingin adalah 0 dan ketika suhu menjadi panas bisa mencapai maksimal 20. begitupun seterusnya.

    Viskositas merujuk pada sifat kekentalan atau ketebalan fluida, yang terjadi akibat gesekan antara molekul cairan. Jika suatu cairan mudah mengalir, maka viskositasnya rendah, sedangkan jika suatu bahan sulit mengalir, maka viskositasnya tinggi. Newton mengembangkan hukum aliran kental, yang menurutnya gaya geser cairan konstan dalam kaitannya dengan gesekan. Hal ini berlaku untuk fluida Newtonian, di mana perbandingan antara tegangan geser (s) dan kecepatan geser (g) tetap konstan, dan disebut sebagai parameter viskositas.

Sekian, Terimakasih

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda